Gerakan 1000

Gerakan 1000 Pulau – 1 Tiket, 1 Manggrove

JAKARTA – Tepat 2.5 tahun sejak penandatanganan DEKLARASI GERAKAN1000, Proyek pembekalan Ekonomi Kreatif Terintegrasi (dengan pilot Program di Kepulauan Seribu, sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) KITA BISA, KITA PEDULI, KITA BERUBAH, tanggal 31 Maret 2016, antara Founder Sineas Muda Indonesia (Naphtali Ivan) dengan Bupati Kepulauan Seribu (Budi Utomo) dan Tokoh Masyarakat Kepulauan Seribu, bersama Mitra GERAKAN1000 baik Pemerintah, yang diwakili oleh Asdep Kemenko Perekonomian RI (Hamdan), Asdep Kemenko PMK RI (Iwan Eka dan Magdalena), Asdep Kemenko Maritim RI (Tubagus Rismunandar), Ka. Pusbang Film Kemendikbud (Maman Wijaya), Bank Indonesia Kpw DKI Jakarta (Doni Joewono), Bekraf (Wawan Rusiawan), dan Pelaku Usaha yang diwakili oleh PATA Indonesia Chapter (Poernomo Siswoprasetjo).

Ditetapkannya Ivonny Zakaria (sebagai ketua GERAKAN1000) didampingi oleh para penasehat : DR. Rima Agristina SH, SE, MM, Ambawani Restu Widi (Bank Indonesia KPW DKI Jakarta), Errys Maart (Ka. SPTN Wilayah l Kepulauan Seribu DKI Jakarta) telah berhasil melakukan lebih dari 42 Giat dan pembekalan secara Mandiri dan Gotong Royong dalam menuju pembuatan Film Layar Lebar Elang, yang kini telah selesai dikerjakan oleh anak-anak SMAN 69, MAN I Kampus B Pulau Harapan serta perwakilan anak-anak dari darat SMKN 23, SMAN 86, SMK Kristen Kanaan, SMKN 61 Jakarta, SMAN 17, SMAN 86, SMA Dian Harapan Lippo Cikarang, SMA Global Sevilla, SMP & SMA IPEKA Internasional, yang kini diberi nama FILM IMPIAN 1000 Pulau.

FILM IMPIAN 1000 PULAU digagas oleh Komunitas Sineas Muda Indonesia (yang berasal dari anak muda usia sekolah dari Cikarang, Jawa Barat) mulai November 2015 disutradarai oleh Naphtali Ivan (19th), ditulis oleh Ernest Lesmana (22th), dengan Produser Kevyn Augusta (20th), Shareen Natalie (19th) serta didampingi oleh Produser dari Kepulauan Seribu, Yayi Puspita Sari (17th) dan Siti Soleha Sari (17th) beserta seluruh CREW dari Kepulauan Seribu mengangkat cerita tentang Hubungan Galang, seorang Anak Nelayan (Karel Susanteo) yang ingin mengejar MIMPI namun ditentang oleh ayahnya (Rifnu Wikana) yang melakukan penangkapan ikan dengan cara Muroami menggunakan Kompresor. Film ini juga didukung oleh artis Senior maupun artis stand-up comedy.

“FILM IMPIAN 1000 PULAU tidak hanya sekedar cerita, tetapi menampilkan realita impian anak Pesisir di seluruh Indonesia yang memang merupakan Negara Kepulauan terbesar di Dunia. Anak yang bangga dilahirkan dan dibesarkan di pulau yang memiliki mimpi menggapai peluang di Kota yang lebih maju untuk membangun pulau mereka.FILM IMPIAN 1000 PULAU berusaha menampilkan sisi kehidupan perkotaan metropolitan DKI Jakarta yang juga memiliki sisi kehidupan masyarakat Pesisir yang berprofesi sebagai Nelayan dan mayoritas berasal dari suku Bugis (Sulawesi Selatan),” sebut Ketua GERAKAN1000, Ivonny Zakaria dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Dalam proses pembuatannya FILM IMPIAN 1000 PULAU telah mampu mensinergikan 4 pilar bangsa ; Pemerintah, Komunitas, Pelaku Usaha dan Akademisi untuk membuktikan kekuatan dari arti kata “Gotong Royong”, menggunakan sistem inkubasi kreatif terintegrasi sehingga membawa dampak pada munculnya kelompok masyarakat Ekonomi Kreatif berbasis Eco-wisata secara berkesinambungan, melalui peluncuran

(Foto/Ist)

Paket Wisata Budaya dan Konservasi di Studio Alam TN Pulau Kelapa Dua pada saat gala premier film IMPIAN 1000 PULAU. Produser Muda yang tergabung dalam Team Pembuat FILM IMPIAN 1000 PULAU telah mengemas cara Promosi yang kreatif dan out of the box untuk mencapai target 5 juta Penonton melalui pengadaan event PESONA MARATHON GALA PREMIER #1ticket1mangrove FILM IMPIAN 1000 PULAU yang akan diadakan sinergi 3 Provinsi, mulai tanggal 29 Oktober 2018 (wilayah DKI Jakarta), 1 November 2018 (Jawa Barat) dan 10 November 2018 (Sulawesi Selatan). Yang akan dijual dengan sistem ONLINE PRESALE mulai tanggal 1 Oktober 2018 di www.gerakan1000.com 1 ticket yang dibeli berarti telah menanam 1 Bibit Mangrove sebagai aksi nyata anak muda Indonesia membantu merestorasi terjadinya kerusakan Mangrove di Indonesia.

Sebagai dampak sosial, seluruh keuntungan dari FILM IMPIAN 1000 PULAU akan didedikasikan untuk pengembangan UMKM berbasis Eco-wisata di Kepulauan Seribu, pembuatan sistem Tele Medicine di Pulau Sabira, serta multiplikasi pembuatan Film ataupun TV Series yang dikerjakan oleh anak usia sekolah dalam satu tahun ke depan.

FILM IMPIAN 1000 PULAU telah didukung oleh UNESCO Hongkong, Transjakarta, BCA, PT Protelindo, Indonesia Re, PT Akzo Nobel, Ranch Market, ITX, Traveloka, LSPR, IPMI, OJK KR I Jakarta Banten, Jamkrida, bersepakat untuk mengajak seluruh pihak lainnya baik secara personal, komunitas maupun perusahaan untuk bersama kita sukseskan #1ticket1mangrove dalam mencapai rekor Nasional maupun Dunia sebagai Prestasi Kerja Bersama untuk INDONESIA. FILM IMPIAN 1000 PULAU adalah bukti, dengan hati tulus, kerja keras, komitmen dan kerjasama dengan berbagai pihak, kita bisa lakukan sesuatu yang besar, tidak peduli berapa usia kita. Kalau KAMI PUNYA MIMPI, APA MIMPI LOE?! Yuk… semua teman-teman usia SMA SMK (khususnya), gabung di Komunitas Sineas Muda Indonesia, ini saatnya kita berkarya bagi INDONESIA. Kalau kami bisa, kalian juga pasti Bisa!!!
KITA BISA – KITA PEDULI – KITA BERUBAH.(Rls/red)

Sumber : https://www.terasbalinews.com/gerakan-1000-pulau-1-tiket-1-manggrove/

admin1000

Add comment

Choose Language »